Label

Rabu, 17 Mei 2017

Noise Music: An Interview with Pandu "Gerpfast Kolektif"

Banyak diantara kita nih yang masih bingung tentang Harsh Noise atau bisa disebut Noise Experimental. Nah kebetulan nih saya ngobrol-ngobrol dikit dengan seorang punggawa noise asal Kota Malang yang satu ini, selain aktif di skena Noise Eksperimental dia juga menjalankan sebuah label yang menaungi band-band Darkwave, Shoegaze, dan juga Noise itu sendiri, juga frontman dari Bergegas Mati sebuah grup Harsh Noise yang sudah mempunyai banyak sekali rilisan baik lokal maupun internasional… yuk mariiii !!!

Interview with Ravage


Yuhuuu… Ravage merupakan band asal kota dingin Batu, salah satu band yang cukup aktif di skena kota tersebut hingga saat ini, dan ini hasil ngobrol-ngobrol santai dengan mereka. Mungkin terlalu singkat tapi setidaknya bisa bermanfaat untuk menambah network kamu, silahkan berkoresponden dengan mereka langsung kalo masih penasaran. Oke, langsung saja disimak bincang-bincang kita.

Jumat, 21 April 2017

Review: Hark! It’s A Crawling Tar-tar “ Dorr-Darr Gelap Communiqué”

Tepat sepuluh tahun yang lalu saya dapatkan rilisan fisik dari band asal Bandung yang umurnya hanya satu album ini, saat itu tepatnya setelah saya benar-benar terpelatuk (bahasa hitz kekirian masa kini hehehe) oleh sebuah interview di satu zine setahun sebelumnya yang saya baca nama zinenya Area 51 kalo gak salah, yang cukup mencengangkan adalah dalam interview itu menghabiskan hampir 7 halaman dengan ukuran font mini dan semuanya dijawab dengan sangat lugas tetap dengan bumbu metaforis dalam setiap jawabannya. Awal rasa peanasaran saya dikarenakan nama bandnya yang cukup panjang dan menyita perhatian setelah adanya reshuffle line up dalam tubuh band, hingga tercetus penggantian nama dari “Tuberkulosis” menjadi “Hark! It’s A Living Tar-Tar” dan akhirnya

Senin, 10 April 2017

[Opinion] Surga Rakitan Birokrat

Sudah beberapa bulan terakhir ini tampaknya kita semua dibuat jengah oleh blow up media massa tentang isu-isu yang berkaitan dengan agama yang salah kaprah atau dengan kata lain isu telan mentah dalil dari sudut pandang subyektif seseorang yang menasbihkan dirinya sebagai keturunan nabi hmmm... Cukup bodoh menurut saya, okelah saya bukan orang yang intens masuk dalam ranah religi atau lebih tepatnya saya skeptis pada apa yang dinamakan agama itu sendiri, karena buat saya agama tidak lebih dari sekedar doktrin murni buatan manusia yang diciptakan untuk mendomestikasi diri kita agar "takut". Tetapi, selebihnya yang tidak mungkin kita bendung dari rasa "takut" itu sendiri secara personal adalah terbentuknya karakter hipokrit atau munafik, dan itu sudah tidak mungkin lagi terhindari sejak kita mengenal dunia bermain diluar lingkungan rumah.

Review Album: Corrupted "El Mundo Frio"


Mungkin sudah agak basi saya me-review album dari Corrupted yang satu ini, tapi biarlah daripada kalian tidak mengetahui sama sekali tentang grup band Doom Sludge Metal yang cukup influental ini. Sebelumnya, cukup saya jabarkan sedikit mengenai band satu ini, mereka terbentuk di tahun 1994 dan termasuk yang mengawali membawakan subgenre Sludge Ambient Metal yang bisa dibilang melawan arus mainstream market genre musikal dalam skena Punk/Hc/Grindcore/Metal terutama di Jepang sana. Mereka sudah mempunyai list diskografi yang cukup panjang dari tahun 1997 hingga 2000an dari full album hingga split salah satunya yang sedang saya putar dan review sekarang ini. oke, cukuplah soal profil band gila yang sangat legendaris ini.

Minggu, 19 Maret 2017

WODKA , Malang Alcoholic D-Beat Kembali Bersua

Sekitar medio 96 sekumpulan pemuda tanggung yang ada di salah satu institusi pendidikan menengah atas di Kota Malang ingin memanifestasikan hasrat pemberontakan jiwa muda mereka dalam sebuah band punk yang mereka bentuk dan diberi nama WODKA. 

WODKA sendiri berasal dari bahasa Slavic WODA/VODA yang berarti air atau alcoholic liquor atau cairan alkohol, atau bisa juga definisi kata lain dari Vodka dalam free redirect dictionary,sebuah jenis minuman yang setidaknya cukup mewakili sebuah bentuk pemberontakan di masa muda, dan nama band ini diambil dari sebuah judul lagu dari band bernama Inferno asal Jerman yang memainkan Hc/punk medio 81-90an.  

Selasa, 14 Februari 2017

G.L.O.S.S. Punk Resmi Bubar

Girls Living Outside Society’s Shit, band hc/punk asal olympia resmi bubar september tahun lalu. Salah satu band yang menginspirasi saya tentang bagaimana punk berjalan dan mengajarkan tentang musik yang tidak memandang gender. Bagaimana sulitnya hidup di dalam masyarakat ketika kamu dan komunitasmu menjadi minoritas dan berjuang mendapatkan tempat yang layak untuk hidup. Jika kalian jijik dengan istilah transgender atau bencong  maka kalian akan terperanah dengan band yang satu ini. Up the punx !!

Jumat, 25 November 2016

Interview with Homicide Remains

Saya sedang bingung mengisi blog ini dengan apa, bahkan sempat sedikit terlintas untuk mengisinya dengan video porno gratisan haha. Namun, akhirnya kebetulan teman ngopi saya "Nanang" yang banyak nganggurnya bersedia bercerita tentang band-nya hehe dan kebetulan Band ini baru saja merilis EP Album mereka dan layak untuk kita KEPO-in disini. Silahkan disimak, hasil dari kengangguran saya. Cekidot

Sabtu, 03 September 2016

[Opinion] Sistem

Saya bingung akan memulai darimana tulisan ngalor ngidul ini, kalo boleh curhat sekilas saya hidup di sebuah kos-kosan yang terletak sedikit minggir dari pusat Kota Malang, kos-kosan saya bisa dibilang gak terlalu ketat walaupun banyak aturan tertulis yang dipampang di sudut pilar kosan namun ya seperti adanya "rules, are made to be broken !!" Dengan kata lain "setiap aturan memang dibuat untuk dilanggar". Oke, Suatu pagi saya terbangun dalam keadaan perut mulas dan pengen berak, nah buru-burulah ambil inisiatif ke wc, ketika masuk ke wc dan mulai jongkok nah saya menemukan tulisan terpampang jelas di depan saya yang berbunyi " Mas kalo buang air besar / kecil tolong disiram sampai bersih, karena ada laporan anak bernama

Selasa, 29 Desember 2015

Perjuangan Scene, Edukasi Musik Hardcore/Punk Lamongan




Kemunculan scene hardcore/punk di kota lamongan sudah ada sejak era tahun 2000an namun baru terasa pekembanganya secara pesat pada tahun 2010-2011. Dimulai dari era barox (Hate of Pain) dan Firman (Blockade) pada tahun 2000an yang mungkin saat itu sangat minim peminatnya dan saya sendiri pun masih akan masuk taman kanak-kanak. Namun, pada saat itu scene underground di lamongan sudah ada dan didominasi oleh musik metal. Barulah pada tahun 2009 hardcore/punk mulai berkembang di lamongan melalui gigs-gigs yang saat itu dibuat oleh anak-anak metal seperti Lamongan Youth Crew. Perkembangan ini juga tidak lepas dari pengaruh Ijon (Exterminalos) yang membawa dan mendoktrin untuk membuat Lamongan City Hardcore atau LCHC. Terbentuknya LCHC juga dipengaruhi Lamongan Youth Crew yang saat itu

Rabu, 14 Oktober 2015

Review Acara Launching Album Battalion Hammer "Darkside"

Halo untuk kalian yang di lamongan, pecinta musik khususnya musik underground pastinya tau jika kemarin pada tanggal 30 Agustus 2015 di Gedung Kadet Soewoko ada event yang mungkin "booming" bagi kalangan muda di lamongan yaitu launching album dari salah satu band berbahaya dari lamongan yaitu BATTALION HAMMER. Dalam kesempatan kali ini saya akan me-review kembali tentang acara launching album tersebut mulai dari persiapan sampai dengan pemuncak acara yang hitz tersebut.

Oke , dimulai dengan persiapan awal kru atau event maker yang sudah susah payah bikin acara bisa dibilang cukup matang dengan konsep launching album dalam gedung yang cukup luas dan intinya gedung ini mempunyai standar acara underground selain alasan karena tidak ada gedung lain hehe . dengan sound system 10.000 Watt penonton akan merasa berdebar hatinya di dalam gedung yang tertutup ini.